DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
KPPBC TIPE MADYA PABEAN C CIREBON

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
REALISASI PENERIMAAN NEGARA KPPBC TMP C CIREBON per 28 Februari 2021 : 1. Total Penerimaan Rp 56.296.467.200 (24,100%) 2. Penerimaan Bea Masuk Rp 1.224.289.000 (18,55%) 3. Penerimaan Cukai Hasil Tembakau Rp 54.484.747.200 (24,00%) 4. Penerimaan Cukai Etil Alkohol Rp 80.000.000 5. Penerimaan Lainnya Rp 507.431.000
Berita

Tingkatkan Sinergi, Kepala Kantor Dukung APKB Cabang Ciayumajakuning

02 April 2021

CIREBON - Bea Cukai Cirebon terus berupaya untuk meningkatkan kemajuan industri di wilayah Ciayumajakuning. Pada Rabu (31/03/2021) Bea Cukai Cirebon mengadakan pertemuan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB). Pertemuan ini dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bea Cukai Cirebon.

Dalam pertemuan ini hadir Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, Encep Dudi Ginanjar, beserta Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, beserta beberapa pegawai Bea Cukai Cirebon. Secara garis besar, pertemuan ini diadakan untuk meningkatkan hubungan komunikasi dan sinergi antara Bea Cukai Cirebon dengan APKB.

APKB adalah sebuah organisasi nirlaba yang menjadi wadah berhimpunnya perusahaan-perusahaan Kawasan Berikat. Seiring dengan perkembangan industri kawasan berikat di Indonesia, saat ini APKB telah banyak didirikan di berbagai wilayah di Indonesia. APKB menjadi sarana silaturahmi dan diskusi antar anggota yang merupakan perwakilan dari kawasan berikat sehingga mempermudah komunikasi antar perusahaan.

Dalam pertemuan ini, Bea Cukai Cirebon mengundang APKB cabang Bandung yang beberapa anggotanya adalah para perwakilan perusahaan kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning. Saat ini memang di Wilayah Ciayumajakuning belum ada organisasi APKB. Ketua APKB Cabang Bandung beserta anggota APKB dari wilayah Ciayumajakuning hadir dalam pertemuan ini.

Dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon, acara ini dilanjutkan dengan diskusi antara Bea Cukai Cirebon dengan APKB. "Industri kawasan berikat menjadi sektor yang sangat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Encep dalam sambutannya.

Dalam diskusi tersebut Encep mengungkapkan, adanya APKB ini sangat baik dalam menciptakan koordinasi dan komunikasi antar pengusaha kawasan berikat maupun antara pengusaha kawasan berikat dengan instansi pemerintah. Beliau mengungkapkan dukungannya agar para pimpinan perusahaan kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning membentuk APKB cabang Ciayumajakuning mengingat perkembangan industri kawasan berikat di wilayah Ciayumajakuning kian meningkat.

Tujuan diadakannya pertemuan ini adalah untuk mendengarkan permasalahan atau kendala yang dialami oleh para pengusaha kawasan berikat. Harapannya, dengan adanya komunikasi dan sinergi yang baik antara Bea Cukai dengan para pengusaha kawasan berikat, kendala-kendala yang dihadapi dapat segera teratasi dan ditemukan solusi.

Lebih jauh lagi, adanya pertemuan ini diharapkan menjadi sarana untuk menjaga iklim industri yang baik sehingga dapat mendorong kemajuan investasi dan kemajuan perekonomian di dalam negeri, khususnya di wilayah Ciayumajakuning.


Berita Lainnya



   Hak Cipta KPPBC Tipe Madya Pabean C Cirebon @ 2016
Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo No. 43, CIREBON 45112 - JAWA BARAT